MARXSIAN: Karl Marx dan Gerekan Revolusi - Ricardus Keiya
-->

Tuesday, June 27, 2017

MARXSIAN: Karl Marx dan Gerekan Revolusi

author photo
Marxian dan revolusi buru
Marx dan Engels [ Image  Source ]
Karl Marx kurang tepat jika disebut Sosiolog asal Jerman, sebagaimana didefinisikan orang-orang saat ini. Namun demikian, harus diakul bahwa Karl Marx adalah pemikir kenamaan yang karya-karyanya sangat luas dan multidisipliner.

Oleh para pakar, Marx lebih dianggap sebagai ekonom daripada menjadi seorang sosiolog. Karyanya leblh fokus menyoroti cara manusia, negara, pasar, dan kapltal (modal) saling terkait satu sama lain daripada membahas masyarakat dan kehidupan soslal secara spesifik. Meskipun begitu, gagasan dan pemikiran Marx yang tertuang dalam karya-karyanya tidak sedikit yang bersifat sosiologis. Pembahasan secara khusus telah  melihat gagasan sosiologi.

Siapa Kah Karl Marx ?

Karl Marx lahir di Trier, Prussia (kinl Jerman), pada 5 Mei 1818. Ayahnya berprofesi sebagai pengacara sehingga Marx (saat itu) dikatakan berasal dari keluarga kelas menengah. Kedua Orang tuanya berasal dari  pemuka agama Yahudi (Rabbi), tetapi karena alasan bisnis, ayahnya lalu beralih keyakinan menjadi Lutherian. 

Lutherianisme bertitik tolak dari reformasi yang dilancarkan oleh Martin Luther terhadap Gereja Katolik Roma pada abad ke 16. Ajaran Luther berpusat pada tiga semboyan reformasi, yakni Sola Gratia (hanya oleh anugerah), Sola Fide (hanya oleh iman), dan Sola Scriptura (hanya didalam Alkitab). Pusat Lutheranisme adalah Firman dan Sakramen.

Kembali lagi tengang Marx. Pada tahun 1841 Karl Marx memperoleh gelar Doktornya dari Universitas Berlin, dan saat  itu Universitas Berlin berada dibawah pengaruh pemikiran Hegel (Hegelian). Setelah lulus, ia menjadi penulis pada sebuah suarat kabar yang berhaluan radikal dan liberal. Hanya dalam kurun waktu 10 bulan Ia lalu dianggkat menjadi kepala editor.  Tulisan-tulisan Marx pada saat itu membahas ide-ide yang kemudian akan terus Ia kemukakan sepanjang hidupnya, yakni meliputi demokrasi, humanism, serta kapitalisme.

Menurut Marx Demokrasi haruslah berada sepenuhnya pada kediktatoran kaum proletar/buruh.
Humanisme Marx :  tampak dalam usahanya dalam memperjuangkan manusia tanpa kompromi untuk melawan setiap penindasan. Apa yang diusahakan Marxisme adalah mewujudkan suatu kondisi sosial yang menjamin kebahagiaan manusia. Untuk itu, segala sesuatu yang bersifat menindas nilai kemanusiaan harus dihapuskan dari muka bumi.
kapialisme menurut Marx: Kaum pemilik modal merupakan pemilik alat-alat produksi, membeli dan mengeksploitasi tenaga kerja serta menggunakan nilai surplus (nilai lebih) dari pekerja untuk mengakumulasi atau memperluas modal mereka.
Marx menikah pada tahun 1843 dan segera meninggalkan Jarman  untuk mencari atmosfer yang lebih liberal di Paris, Prancis. Di sana ia terus menerus menganut gagasan Hegelian.  Di sana, ia juga bertemu dengan orang yang akan menjadi sahabat, donatur, serta kolaborator di sepanjang hidupnya yaitu Friedrich Engels. Karena beberapa tulisannya dianggap meresahkan pemerintah setempat, mak Marx diusir oleh pemerintah Prancis. 

Pada tahun 1845, la  memutuskan pindah ke Brussels, Belgia. Di sana, pemikiran radikalnya mulai tumbuh sejalan dengan keaktifannya sebagai anggota gerakan revolusioner internasional. la juga bergabung dengan Liga Komunis dan  diminta menulis satu dokumen bersama Engels yang memaparkan tujuan dan kepercayaannya. Hasilnya adalah Communist Manifesto. Hasil tersebut kemudian diterbitkan pada tahun 1848. Karyanya  itu, lalu ditandai dengan sebuah selogan politik yang terkenal hingga kini,  yaitu  "Kaum pekerja di seluruh dunia bersatulah” 

Pada tahun 1849, Marx pindah ke London. Akibat kegagalan revolusi politiknya di tahun 1848, Ia mulai menarik diri dari aktivitas  dan beralih pada penelitian yang lebih serius dan terperinci tentang bekerjanya sistem kapitalis. Pada tahun 1852, Ia memulai studi tentang kondisi kerja dalam sistem kapitalis di British Museum (museum Inggris). Studinya ini lah kemudian bermuara pada lahirnya tiga jilid buku yang terkenal sepanjang masa yakni buku DAS KAPITAL. Jilid pertamanya berahasil diterbitkan pada tahun 1867, sedangkan untuk jilid ke-dua dan jilid ke-tiga diterbitkan setalah Marx meninggal dunia. 

Ringkasan buku Das kapital
Karl Marx [ Image Source]
Karl Marx hidup miskin selama bertahun-tahun dan hampir tidak mampu bertahan hidup. Ia hanya bertahan hidup dengan bantuan sahabatnya Engels dan dengan sedikit pendapatannya dari hasil menulis.  Pada tahun  1864, Marx terlibat dalam aktivitas politik dan bergabung dengan gerakan aktivitas pekerja/buruh internasional. Namanya mulai terkenal akibat keterlibatannya dalam gerakan tersebut yang juga sekaligus (Dia) menghabiskan waktu beberapa tahun di dalamnya. Marx mulai meraih ketenarannya baik sebagai pemimpin gerakan dan sebagai penulis (buku DAS KAPITAL).

Baca Juga: KNPB di Mata Seorang Melayu di Jayapura  

Akhir karir Karl Marx di tandai dengan kemunduran dalam gerakan, selain itu, kegagalan juga diakibatkan karena penyakit yang diderita Marx. Istri Marx meninggal pada tahun 1881, kemudian diikuti oleh anak perempuannya. Anak perempuannya meninggal  pada tahun 1882, dan akhirnya Marx benar-benar mengakhiri perjalanannya. Marx meninggal pada bulan maret 1883.  Pemikiran Marx tidak terlepas dari pemikian filsuf Hegel, terutama dasar tentang dialektiaka.

Baca Juga: Filsuf Plato Dari Athena Yunani

Ricky
bogor, 28/06/2017
Sumber Pustaka.
-
Herman Arisandi. Pemikiran tokoh-tokoh sosiologi. Yogyakarta.2015. 
- Ritzer, George dan Douglas J. Goodman, Teori Sosiologi Modern, Jakarta: Prenada
  Media, 2004.

This post have 0 komentar

1. Dibutuhkan Kritik dan Saran Yang Membangun
2. Kritik dan Saran Harus Sesuai Konten Tulisan
3. Terima Kasih Telah Berkunjung
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post